Menurut saya pengertian
dari Pengorbanan adalah sesuatu yang harus dilakukan untuk apa saja, agar
tercapainya suatu tujuan, cita-cita atau sesuatu yang diinginkannya. Seperti
yang kita ketahui ada banyak macam pengorbanan, seperti salah satunya adalah
pengorbanan harta, pengorbanan cinta, pengorbanan waktu, pengorbanan martabat
dan lain sebagainya. Kita semua pasti pernah melakukan sesuatu pengorbanan,
baik pengorbanan waktu, harta, cinta ataupun pengorbanan lainnya. Bentuk
pengorbanan banyak sekali macamnya, seperti halnya seseorang yang hanya demi
untuk mencari nafkah segala bentuk cara digunakan untuk sesuatu hal tersebut
baik secara halal maupun tidak halal.
Seperti salah satu
pengorbanan seseorang yang bekerja atau mencari ilmu dengan jarak yang jauh dari
rumah ke tempat tujuan. Pengorbanan waktu mungkin yang banyak dilakukan bila
bagi seorang yang bertempat tinggal jauh, istilah berangkat sebelum matahri
terbit dan pulang setelah matahari terbenam adalah hal yang biasa bagi mereka
setiap harinya. Semua dilakukan penuh semangat dan pantang menyerah serta
dilakukan dengan penuh keikhlasan dan penuh ketulusan hanya untuk sebuah
keluarga yang ingin ia bahagiakan. Semua dilakukan semata-mata hanya untuk
sebuah tujuan, terlebih lagi bagi mereka yang terbatas oleh ekonomi dan lain
sebagainya.
Pengorbanan bisa
dilakukan oleh siapa saja, tidak terkecuali binatang dan tumbuhan pun bisa
melakukannya, seperti salah satu cerita yang menggambarkan suatu pengorbanan.
“suatu hari ada seekor burung jatuh cinta pada mawar putih, burungpun terus
berusaha mengungkapkan perasaannya tersebut, tetapi mawar putih berkata bahwa
dia tidak bisa mencintai si burung. Mendengar jawaban si mawar, burungpun tidak
menyerah dan setiap harinya burung berusaha untuk terus mengungkapkannya dan
bertemu dengan si mawar putih. Melihat betapa besar pengorbanan seekor burung,
akhirnya mawar putih pun berkata pada si burung; ‘aku akan mencintaimu jika
kamu dapat mengubahku menjadi mawar merah’. Burungpun bingung dengan permintaan
si mawar putih tersebut, dan akhirnya suatu hari burungpun kembali datang
menemui si mawar putih, dan si burung memotongkan sayapnya dan menebarkan
darahnya kepada mawar putih, hingga si mawar putih berubah menjadi mawar merah.
Akhirnya si mawar sadar seberapa besar burung mencintai dirinya, tapi semuanya
terlambat karna burung takan pernah kembali lagi kedunia”.
Dari cerita diatas
tersebut, menggambarkan tentang sebuah pengorbanan cinta yang besar, dan
pengorbanan tersebut dilakukan apa saja demi tercapainya suatu tujuan. Demi
tercapainya suatu tujuan, seberapapun besarnya rintangan dan tantangan tersebut
pasti dilakukan dan berusahalah sebesar mungkin hanya untuk tercapainya suatu
tujuan.
Setiap manusia
mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam
hidup. Manusia atau orang dapat diartikan berbeda-beda
menurut biologis, rohani, dan istilah kebudayaan , atau secara campuran.
Harapan berasal
dari kata harap yaitu keinginan supaya sesuatu terjadi atau sesuatu terjadi
atau suatu yang belum terwujud. Harapan dapat diartikan sebagai menginginkan
sesuatu yang dipercayai dan dianggap benar dan jujur oleh setiap manusia dan
harapan agar dapat dicapai ,memerlukan kepercayaan kepada diri
sendiri,kepercayaan kepada orang lain dan kepercayaan kepada TUHAN.
Jika manusia
mengingat bahwa kehidupan tidak hanya di dunia saja namun di akhirat juga, maka
sudah selayaknya “harapan” manusia untuk hidup di kedua tempat tersebut
bahagia. Dengan begitu manusia dapat menyelaraskan kehidupan antara dunia dan
akhirat dan selalu berharap bahwa hari esok lebih baik dari pada hari ini,
namun kita harus sadar bahwa harapan tidak selamanya menjadi kenyataan.
Menurut kodratnya dalam diri
manusia terdapat 2 dorongan,yaitu dorongan kodrat serta dorongan kebutuhan
hidup.terkait dengan kebutuhan manusia tersebut , abraham maslow
mengkategorikan kebutuhan manusia menjadi 5 macam atau disebut juga 5 harapan
manusia, yaitu;
1.harapan untuk memperoleh
kelangsungan hidup
2.harapan untuk memperoleh
keamanan
3.hak untuk mencintai dan
dicintai
4.harapan diterima lingkungan 5.harapan memperoleh perwujudan cita-cita
2.
Sebutkan persamaan harapan & cita-cita
Harapan berasal
dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi; sehingga harapan
berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan
menyangkut masa depan.
Cita-cita
merupakan Impian yang disertai dengan tindakan dan juga di berikan batas waktu.
Jadi kalau kita bermimpi untuk menjadi netpreneur yang sukses, ya… harus di
sertai tindakan jangan cuma berandai-andai saja. Serta jangan lupa di berikan
target waktu sehingga kita punya timeline kapan hal tersebut kita inginkan
terealiasasi.
Bila
dibandingkan dengan cita-cita, maka harapan mengandung pengertian tidak terlalu
muluk, sedangkan cita-cita pada umumnya perlu setinggi bintang. Antara harapan
dan cita-cita terdapat persamaan yaitu: keduanya menyangkut masa depan karena
belum terwujud, pada umumnya dengan cita-cita maupun harapan orang menginginkan
hal yang lebih baik atau meningkat.
3.Penyebab manusia mempunyai harpan
Menurut kodratnya manusia merupakan makhluk sosial. Setiap
lahir kedunia langsung disambut oleh suatu pergaulan hidup,yakni ditengah suatu
keluarga atau masyarakat lainnya.Ada dua hal yang mendorong manusia hidup bergaul
dengan manusia lain, yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup. Ada dua hal yang mendorong orang hidup bergaul
dengan manusia lain,yaitu:
1. Dorongan Kodrat
2. Dorongan Kebutuhan Hidup
Bila kita tinjau
dari wujudnya dapat dikatakan tidak terhingga, namun bila dilihat dari tujuannya hanya ada satu, ialah hidup bahagia.
Bahagia dunia dan akhirat.Dalam
hubungannya dengan pendidikan moral, untuk mewujudkan harapan itusebagai berikut:
1.Harapan seperti apa yang baik
2.Bagaimana cara mencapai harapan itu
3.Bagaimana bila harapan itu tidak tercapai
4.Pengertian Kepercayaan
Kepercayaan
adalah dasar pribadi subyektif untuk perilaku individu, sedangkan kebenaran
adalah sebuah negara tujuan independen dari individu, misalnya, fakta.Kepercayaan
juga merupakan pikiran.
Kepercayaan
adalah sesuatu yang diyakini kebenarannya. Masalah yang sering muncul dari
konsep kepercayaan adalah, apakah ada kepercayaan yang benar dan salah? Apakah
kepercayaan hanya ada dalam bentuk konsep dalam pikiran manusia? Beberapa orang
berpendapat bahwa kepercayaan tidak bisa didiskusikan dalam terminologi benar
atau salah.
Kepercayaan pada
orang-orang yang bijaksana sering didasarkan atas rasionalitas. Rasionalitas
adalah suatu hasil dari proses berpikir, dimana orang memiliki kapasitas untuk
memberikan alasan, untuk menjalani, memberikan kebenaran tertentu, atau dengan
kata lain rasionalitas adalah sesuatu yang masuk akal. David Hume, filosofis
asal Skotlandia, menyatakan orang bijaksana menitikberatkan pada bukti daripada
hanya sebuah kepercayaan semata.
5. Tiga teori kebenaran
Terdapat tiga teori
kebenaran, yaitu :
Teori Kebenaran Korespondensi
Teori kebenaran korespondensi
adalah teori yang berpandangan bahwa pernyataan-pernyataan adalah benar jika
berkorespondensi terhadap fakta atau pernyataan yang ada di alam atau objek
yang dituju pernyataan tersebut. Kebenaran atau suatu keadaan dikatakan benar
jika ada kesesuaian antara arti yang dimaksud oleh suatu pendapat dengan fakta.
Teori Kebenaran
Koherensi
Teori kebenaran koherensi
disebut pula konsistensi adalah teori kebenaran yang didasarkan kepada kriteria
koheren atau konsistensi. Suatu pernyataan disebut benar bila sesuai dengan
jaringan komprehensif dari pernyataan-pernyataan yang berhubungan secara logis.
Pernyataan-pernyataan ini mengikuti atau membawa kepada pernyataan yang lain.
Teori Kebenaran Pragmatis
Termasuk juga sebagai
teori tradisional, paham pragnatis sesungguhnya merupakan pandangan filafat
kontenporer yang berkembang pada akhir abad XIX dan awal abad XX oleh tiga
filusuf Amaerika, yaitu C.S. Pierce, Wiliam James dan John Dewey.
6. Empat kepercayaan
Dasar kepercayaan ialah kebenaran dan
sumber kebenaran adalah manusia, oleh karena itu keepercayaan dibedakan atas:
1. kepercayaan pada diri sendiri, yaitu
kepercayaan yang harus ditanamkan pada setiap pribadi manusia. hakikatnya
kepercayaan kepada tuhan Yang Maha Esa.
2. Kepercayaan pada orang lain, yaitu
percaya pada kata hatinya yang berbentuk pada perbuatan kebenaran kepada orang
lain. Misalnya pada saudara, teman, orang tua atau siapa saja.
3. Kepercayaan pada pemerintah
4. kepercayaan kepada tuhan, yaitu
meyakini bahwa manusia diciptakan oleh tuhan dan manusia harus bertakwa pada
tuhannya. Salah satu cara bertakwa adalah mengukuhkan imannya bahwa tuhan
merupakan zat yang merupakan kebenaran mutlak. 7. Usaha2
manusia untuk meningkatkan rasa
percaya kepada tuhannya
a) Meningkatkan ketaqwaan kita dengan
jalan meningkatkan ibadah.
b) Meningkatkan pengabdian kita kepada
masyarakat.
c) Meningkatkan kecintaan kita kepada
sesama manusia dengan jalan suka menolong, dermawan, dan sebagainya.
d) mengurangi nafsu mengumpulkan harta
yang berlebihan.
e) menekan perasaan negatif seperti
iri, dengki, fitnah, dan sebagainya.
Kegelisahan berasal dari kata gelisah, yang berarti tidak tenteram hatinya,
selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan menipakan
hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa
kawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan.
Kegelisahan menipakan salah satu elcspirsi dari kecemasan. Karena itu dalam
kehidupan sehari-hari, kegelisahan juga diartikan sebagai kecemasan, kekawatiran
ataupun ketakutan. Masalah kecemasan atau kegelisahan berkaitan juga dengan masalah frustasi,
yang secara definisi dapat disebutkan, behwa seseorang mengalami frustasi karena apa
yang diinginkan tidak tecapai.
Macam kecemasan
Sigmund Freud ahli psikoanalisa berpendapat, bahwa ada tiga macam kecemasan
yang menimpa manusia yaitu kecemasan kenyataan (obyektit), kecemasan neorotfic
dan kecemasan moril.
(a).Kecemasan obyektif
Kecemasan tentang kenyataan adalah suatu pengalaman perasaan sebagai akibat
pengamatan atau suatu bahaya dalam dunia luar. Bahaya adalah sikap keadaan
dalam lingkungan seseorang yang mengancam untuk mencelakakannya.
(b). Kecemasan neorotis (syaraf)
Kecemasan ini timbul karena pengamatan tentang bahaya dari naluriah.
Menurut Sigmund Freud, kecemasan ini dibagi tiga macam, yakni :
Kecemasan yang timbul karena penyesuaian diri dengan lingkungan. Kecemasan timbul karena
orang itu takut akan bayangannya sendiri, atau takut akan id-nya sendiri,
sehingga menekan dan menguasai ego. Kecemasan semacam ini menjadi sifat dari
seseorang yang gelisah, yang selalu mengira bahwa seseuatu yang hebat akan terjadi.
(c). kecemasan moril
Kecemasan moril disebabkan karena pribadi seseorang.Tiap pribadi memiliki bennacam-macam emosi
antara lain: hi, benci, dendam, dengki, marah, gelisah, cinta, rasa kurang.Rasa iri, benci,
dengki, dendam itu merupakan sebagian dari pemyataan individu secara
keseluruhan berdasarkan konsep yang kurang sehat.
Sebab-sebab orang gelisa
Empat penyebab rasa gelisah dalam kehidupan
masyarakat moderen:
1. Gelisah terhadap dosa-dosa dan pelanggaran ( yang telah dilakukan
)
2. Gelisah terhadap hasil kerja ( tidak memenuhi kepuasan
spiritual)
3. Takut akan kehilangan milik ( harta dan jabatan )
4. Takut menghadapi keadaan masa depan ( yang
tidak disukai )
usaha-usaha mengatasi kegelisahan
Mengatasi kegelisahan ini pertama-tama hams mulai dari diri kita sendiri,
yaitu kita hams
bersikap tenang. Dengan sikap tenang kita dapat berpikir tenang, sehingga
segala kesulitan dapat kita atasi.
Contoh: Dokter
yang menghadapi istri dan anaknya yang sedang sakit, justru tidak dapat merasa tenang, karena ada ancaman terhadap haknya.
Dokter tidak dapat berbuat apa-apa bila
menghadapi keluarganya yang sakit, karena is merasa khawatir. Dalam hal ini
dokter itu hams bersikap seperti menghadapi pasien yang bukan keluarganya.
pengertian keterasingan
Keterasingan berasal dari kata terasing, dan kata itu adalah dari kata
dasar asing. Kata asing berarti sendiri, tidak dikenal orang, sehingga kata terasing berarti,
tersisihkan dari pergaulan,
terpisahkan dari yang lain, atau terpencil. Jadi kata keterasingan berarti
hal-hal yang berkenaan dengan tersisihkan dari pergaulan, terpencil atau
terpisah dari yang lain.
Terasing atau keterasingan adalah bagian hidup manusia. Sebentar atau lama
orang pemah
mengalami hidup dalam keterasingan, sudah tentu dengan sebab dan kadar yang
berbeda satu sama lain.
pengertian kesepian
Kesepian adalah suatu perasaan tidak dikasihi—perasaan tidak diperhatikan
oleh orang lain. Kesepian dapat merupakan perasaan yang paling mematahkan
semangat hidup seseorang. Masalah kesepian banyak dialami orang-orang zaman sekarang. Penyelidikan
menyatakan bahwa kesepian merupakan masalah terbesar yang dihadapi oleh para
remaja masa kini.
Apa yang dinamakan kesepian?
Kesepian
pada khususnya adalah suatu perasaan. Kesendirian merupakan masalah fisik,
(keberadaannya “sendiri”) tetapi kesepian merupakan masalah psikologis atau
kejiwaan. Seorang yang sendirian dapat menimbulkan rasa kesepian. Kesepian pada dasarnya adalah suatu perasaan
tidak dicintai atau tidak penting bagi orang lain; tidak dipedulikan oleh
seorangpun. Sering kali perasaan itu timbul karena saudara tidak menerima kasih
dan perhatian seseorang sebanyak yang saudara perlukan. Rasa
kesepian biasanya datang meruak pada saat seseorang merasa tertekan, tidak
bergairah hidup, dan perasaan hampa.
Banyak hal dapat menjadi penyebab
kesepian, diantaranya: kebosanan, terlalu lama sendirian, melihat orang lain
berkencan, melihat orang lain memasuki jenjang pernikahan, keletihan jiwa,
penyakit, putus cinta, keputusasaan, keramaian dalam pesta, kenangan hubungan
cinta yang sudah berlalu. Itu semua merupakan hal-hal yang
dapat menimbulkan rasa kesepian.
Macam-macam penyebab terjadinya kesepian
Bermacam-macam penyebab terjadinya kespian. Frustasi dapat mengakibatkan
kesepian. Dalam hal seperti itu orang tidak mau diganggu, ia lebih senang dalam
keadaan sepi, tidak suka bergaul, dan sebagainya. Ia lebih senang hidup sendiri.
Selain
itu ada beberapa penyebab kesepian lainnya yaituFiled Under: PsikologiMenurut Middlebrook (1980), ada dua faktor
penyebab dari kesepian, yaitu :
1) Existential Loneliness
Kesepian ini disebabkan oleh kenyataan adanya
keterbatasan keberadaan manusia yang disebabkan oleh terpisahnya seseorang
dengan orang-orang lain, sehingga tidaklah mungkin baginya untuk berbagi
perasaan dan pengalamannya dengan orang lain.
2) Pengalaman traumatis hilangnya orang-orang
terdekat
Hilangnya seseorang yang sangat dekat dengan
individu secara tiba-tiba tanpa bisa dihindari seringkali dianggap sebagai
penyebab kesepian.
3) Kurangnya dukungan dari orang lain
Kesepian dialami oleh mereka yang merasa tidak
sesuai dengan lingkungannya. Mereka yang mengalami kesepian manganggap diri
mereka sebagai orang yang diremehkan dan ditolak lingkungannya.
4) Adanya masalah krisis dalam diri seseorang
dan kegagalan
Bila seseorang merasa harga dirinya terganggu, ia
akan menghilangkan semangatnya dan merasa kosong serta menghindar untuk
mengadakan hubungan dengan lingkungannya.
5) Kurangnya rasa percaya diri
Meskipun individu dapar melakukan hubungan sosial
dengan baik, namun ia merasa bahwa lingkungan disekitarnya kurang
melibatkannya, sehingga menyebabkan individu merasa kesepian, ia hanya dapat
berhubungan sosial secara formalitas saja.
Contohnya, jika Anda tidak tahu apakah besok
hujan, maka Anda mengalami ketidakpastian. Bila Anda menerapkan kemungkinan ini
pada hasil memungkinkan yang menggunakan perkiraan cuaca atau penilaian
kemungkinan terkalibrasi, Anda telah memperkirakan ketidakpastian.
Penyebab
terjadinya ketidak pastian
Orang
– orang yang pikirannya terganggu tidak dapat lagi berpikir secara teratu,
apalagi mengambil kesimpulan. Dalam berpikir manusia selalu menerima rangsangan
– rangsangan lain, sehingga jalan pikirannya menjadi kacau oleh rangsangan –
rangsangan baru.
usaha-usaha mengatasi ketidak pastian
Untuk
mengatasi keadaan ketidakpastian, tergantung pada mental si penderita. Jika
penyebabnya sudah diketahui, kemungkinan juga tidak dapat disembuhkan, maka
yang terbaik adalah pergi ke psikolog. Dan penyebabnya itu jelas, maka cari
solusinya agar bisa teratasi.
Opini
Menurut pendapat saya, hampir setiap manusia sering dihampiri suatu kegelisahan, namun untuk terjaga dari kegelisahan tersebut, setiap insan manusia harus selalu berpikiran tenang dan selalu berpikiran positif, karena dengan berpikiran seperti itu, kita akan terhindar dari yang namanya kegelisahan.
Dengan sikap
tenang kita dapat berpikir tenang, sehingga segala kesulitan dapat kita atasi.
Ada orang yang menanggapi kegelisahan yang sedang ia alami secar
berlebiahn sehingga menyebabkan orang tersebut semakin cemas dan
semakin kacau, tetapi ada juga orang yang menghadapi kegelisahan yang
sedang ia alamai secara sentai, sehingga ia dapat merasa khwatir yang
berliebihan, dan bukan tidak mungkin orang seperti tidak mengalami
kegelisahan sama sekali.
Tanggung jawab menurut kamus umum
Bahasa Indonesia adalah, keadaan wajib menanggung segala sesuatu, sehingga
bertanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah berkewajiban
menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya atau memberikan jawab
dan menanggung akibatnya. Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah
laku atau perbuatan yang disengaja maupun yang tidak di sengaja. Tanggung jawab
bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian kehidupan manusia, bahwa setiap
manusia pasti dibebani dengan tanggung jawab.
Tanggung jawab juga dapat disebut
sebagai keadaan wajib menanggung segala sesuatunya (kalau terjadi apa-apa boleh
dituntut, dipersalahkan, diperkarakan, dsb). Dalam kebudayaan kita, umumnya
"tanggung jawab" diartikan sebagai
keharusan untuk "menanggung" dan "menjawab" dalam
pengertian lain
yaitu suatu keharusan untuk menanggung akibat yang ditimbulkan oleh
perilaku seseorang dalam rangka menjawab suatu persoalan.
Pengertian tanggung jawab memang seringkali
terasa sulit untuk
menerangkannya dengan tepat. Adakalanya tanggung jawab dikaitkan
dengan keharusan untuk berbuat sesuatu, atau kadang-kadang dihubungkan dengan
kesedihan untuk menerima konsekuensi dari suatu perbuatan.Pengertian tanggung
jawab selalu berkisar pada kesadaran untuk melakukan, kesediaan untuk
melakukan, dan kemampuan untuk melakukan.
Makna tanggung jawab
makna dari istilah tanggung jawab adalah siap
menerima kewajiban atau tugas. Arti tanggung jawab di atas
semestinya sangat mudah untuk dimengerti oleh setiap orang. Tetapi jika kita
diminta untuk melakukannya sesuai dengan definisi tanggung jawab tadi, maka
seringkali masih merasa sulit, merasa keberatan, bahkan ada orang yang merasa
tidak sanggup jika diberikan kepadanya suatu tanggung jawab.
Pada hakekatnya tanggung jawab
itu tergantung kepada kemampuan. Rasa tanggung jawab sejati haruslah bersumber
pada nilai-nilai asasi kemanusiaan. Nilai-nilai tidak dapat diajarkan secara
langsung.
Tanggung jawab itu adalah
kewajiban atau beban yang harus dipikul atau dipenuhi, sebagai akibat perbuatan
pihak yang berbuat, atau sebagai akibat dari perbuatan pihak lain, atau sebagai
pengabdian, pengorbanan pada pihak lain. Kewajiban beban itu ditujukan untuk
kebaikan pihak yang berbuat sendiri atau pihak lain.
Jenis-jenis
tanggung jawab
Manusia itu berjuang memenuhi keperluannya
sendiri atau untuk keperluan pihak lain. Untuk itu ia menghadapi manusia lain
dalam masyarakat atau menghadapi lingkungan alam.Dalam usahanya itu manusia
juga menyadari bahwa ada kekuatan lain yang ikut menentukan yaitu kekuasaan
tuhan. Dengan demikian tanggung jawab itu dapat dibedakan menurut keadaan
manusia atau hubungan sayang dibuatnya. Atas dasar ini lalu dikenal beberapa
jenis tanggung jawab yaitu :
1. Tanggung jawab terhadap
diri sendiri
Tanggung jawab terhadap diri sendiri menentukan kesadaran setiap orang untuk
memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia
pribadi. Dengan demikian bisa memecahkan masalah-masalah kemanusiaan mengenai
dirinya sendiri menurur sifat dasarnya manusia adalah mahluk bermoral, tetapi
manusia juga pribadi. Karena merupakan seorang pribasi maka manusia mempunyai
pendapat sendiri, perasaan sendiri, berangan-angan sendiri. Sebagai perwujudan
dari pendapat, perasaan dan angan-angan itu manusia berbuat dan bertindak.
Dalam hal ini manusia tidak luput dari kesalahan, kekeliruan, baik yang sengaja
maupun yang tidak.
Contoh: apaabila melakukan
kesalahan, maka siap menerima konsekuensinya dan mampu bertanggung jawab, serta
manusia harus mencari makan dan nafkah untuk dirinya sendiri.
2. Tanggung jawab terhadap keluarga
Keluarga merupakan masyarakat kecil. Keluarga terdiri dari suami, ister, ayah,
ibu anak-anak, dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarga. Tiap anggota
keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarga. Tanggung jawab ini menyangkut
nama baik keluarga. Tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejahteraan,
keselamatan dan kehidupan.
Contoh: seorang suami yang
harus bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan keluarganya dan memberikan
nafkah lahir batin kepada istri dan anak-anaknya sendiri.
3. Tanggung jawab terhadap masyarakat
Pada hakekatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan manusia lain, sesuai
dengan kedudukannya sebagai mahluk sosial. Karena membutuhkan manusia lain maka
ia harus berkomunikasi dengan manusia lain. Sehingga dengan demikian manusia
disini merupakan anggota masyarakat yang tentunya
Ilmu Budaya Dasar – ATA 07/08 Halaman 3 dari 6
mempunyai tanggung jawab seperti anggota masyarakat yang lain agar dapat
melangsungkan hidupnya dalam masyrakat tersebut. Wajarlah apabila segala
tingkah laku dan perbuatannya harus dipertanggung jawabkan kepada masyarakat. Contoh: sebagai bagian dari suatu masyarakat kita diwajibkan bertanggung
jawab untuk menjaga kebersihan lingkungan dan keamanan lingkungan dengan cara
ikut kerja bakti atau gotong royong dalam masyarakat.
4. Tanggung jawab kepada Bangsa / negara
Suatu kenyataan lagi, bahwa tiap manusia, tiap individu adalah warga negara
suatu negara. Dalam berpikir, berbuat, bertindak, bertingkah laku manusia tidak
dapat berbuat semaunya sendiri. Bila perbuatan itu salah, maka ia harus
bertanggung jawab kepada negara.
Contoh: menjaga fasilitas
bangsa, membayar pajak.
5. Tanggung jawab terhadap Tuhan
Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab,
melainkanuntuk mengisa kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab lngsung
terhadap Tuhan. Sehingga tindakan manusia tidak bisa lepas dari hukum-hukum
Tuhan yang dituangkan dalam berbagai kitab suci melalui berbagai macam agama.
Pelanggaran dari hukum-hukum tersebut akan segera diperingatkan oleh Tuhan dan
juka dengan peringatan yang keraspun manusia masih juga tidak menghiraukan maka
Tuhan akan melakukan kutukan. Sebab dengan mengabaikan perintah-perintah Tuhan
berarti mereka meninggalkan tanggung jawab yang seharusnya dilakukan manusia
terhadap Tuhan sebagai penciptanya, bahkan untuk memenuhi tanggung jawab,
manusia perlu pengorbanan.
Contoh: tanggung jawab terhadap tuhan adalah
menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya.
Pengertian pengabdian
Pengabdian itu adalah perbuatan
baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan,
cinta, kasih sayang, hormat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan
ikhlas. Pengabdian itu hakekatnya adalah rasa tanggung jawab, apabila orang
bekerja keras sehari penuh untuk mencukupi kebutuhan, hal itu berarti mengabdi
kepada keluarga.
Beberapa pengabdian, seperti :
Pengabdian kepada agama atau kepada Tuhan, Pengabdian terhadap negara dan
bangsa, pengabdian terhadap kedua orang tua, dan masih banyak lainnya.
Macam-macam pengabdian
Munculnya pengabdian karena ada
Tanggung Jawab, maka pengabdian dibedakan menjadi beberapa macam antara lain, :
Pengabdian terhadap Tuhan YME yaitu penyerahan diri
secara penuh terhadap Tuhan dan merupakan perwujudan tanggung jawab yang
diikuti oleh pengorbanan.Misalnya : shalat,zakat,puasa.
Pengabdian kepada Masyarakat, karena manusia hidup
dan dibesarkan di dalam masyarakat sehingga pengabdian dan pengorbanan
sebagai perwujudan tanggung jawab terhadap masyarakat.
Pengabdian kepada Raja, yaitu suatu penyerahan diri kepada
raja yang melindunginya.
Pengabdian Kepada Negara, pengabdian yang timbul
karena seseorang merasa ikut bertanggung jawab terhadap kelestarian negara
dan demi persatuan dan kesatuan bangsa.
Pengabdian kepada harta, karena seseorang menganggap
harta yang menghidupinya. Sehinggga tindakannya semata-mata demi harta,
bahkan rela berkorban untuk mempertahankan hartanya.
contoh
studi kasusnya yaitu ada seorang anak laki-laki dari keluarga yang tergolong
miskin merantau ke kota. dia bernama uphik. uphik rela bekerja apa saja selama
di kota, asalkan bisa membiayainya semua biaya kehidupannya dikota.
setelah beberapa minggu dikota akhirnya dia bekerja kepada seorang pengusaha
kaya. uphik diterima sebagai supir pribadi keluarga tersebut, karena kejujuran
serta kepolosannya uphik akhirnya bisa diterima di keluarga tersebut sebagai
supir. uphik selalu mengirimkan sebagian gajinya kepada orang tuanya dikampung
dan sebagiannya disimpan seta di tabungnya. uphik dengan niat semulanya yang
ingin bekerja dikota akhirnya benar-benar mengabdi sepenuh hatinya kepada
keluarga pengusaha kaya tersebut. semua kehidupannya mulai berubah secara
perlahan. banyak hal yang bisa ia pelajari dari keluarga tersebut. akhirnya,
dia mengikuti semua ilmu yang pernah ddipelajari selama bekerja di keluarga
pengusaha kaya tersebut. dia muloai membuka usaha. mulai dari kecil-kecilan
akhirnya dia menjadi sukses. kehidupan sosialnya mulai berubah. dia bisa
mengangkat derajat kehidupan ekonomi keluarganya. walalupun telah sukses dia
tidak menjadi sombong.
Contoh pengabdian dalam kehidupan sehari-hari
Contoh sederhana pengabdian dalam
kehidupan sehari-hari adalah misalnya seorang muslim yang berbakti dan mengabdi
kepada tuhannya, ia mau melakukan hal yang diperintahkan oleh tuhannya dan
menjauhi segala larangannya. Selain itu ada pula contoh pengabdian seseorang
kepada rajanya karena selama ini mungkin ia telah bayak dibantu oleh rajanya,
maka dari itu, sebagai balas budi seseorang tersebut kepada rajanya, dengan
cara mengabdi kepada rajanya.
Pengertian pengorbanan
Pengorbanan berasal dari kata
korban atau kurban yang berarti persembahan, sehingga pengorbanan berarti
pemberian untuk menyatakan kebaktian. Dengan demikian pengorbanan yang bersifat
kebaktian itu mengandung unsur keikhlasan yang tidak mengandung pamrih suatu
pemberian yang didasarkan atas kesadaran moral yang tulus ikhlas semata-mata.
Pengorbanan dalam arti pemberian sebagai tanda kebaktian tanpa pamrih dapat
dirasakan bila kit membaca atau mendengarkan kotbah agama.
Pengorbanan merupakan akibat dari
pengabdian. Pengorbanan dapat berupa harta benda, pikiran, perasaan, bahkan
dapat juga berupa jiwanya. Pengorbanan diserahkan secara ikhlas tanpa pamrih,
tanpa ada perjanjian, tanpa ada transaksi, kapan saja diperlukan.
Macam-macam pengorbanan
Sebenarnya maksud pengorbanan dan pengabdian beda tipis,
maka dari itu macam pengorbanan tidak jauh dari macam pengabdian. Macam-macam
pengorbanan :
Pengorbanan terhadap Tuhan YME
Pengorbanan kepada Masyarakat
Pengorbanan kepada Raja
Pengorbanan Kepada Negara
Pengorbanan terhadap apa yang ia cintai dan sukai.
Akibat dari pengorbanan
Seseorang yang cinta dan suka
kepada sesuatu, maka seseorang itu mau melakukan pengorbanan apa saja terhadap
sesuatu yang ia cintainya, namun tidak semua pengorbanan berjalan dengan baik,
contoh akibat dari pengorbanan yang berlebihan adalah seseorang itu jadi
tergantung pada apa yang dikehendaki olehnya, menjadi lebih seperti kelihatan
tidak sehat, badanya terlihat lemas, dan mau melakukan apa saja yang
dimintanya. Oleh karena itu, kita perlu pengorbanan, namun jangan berlebihan.
Contoh
pengorbanan
Pengorbanan seorang siswa yang tinggal
disuatu desa terpencil dari keramaian kota untuk mengenyam pendidikan,
pengoraban siswa tersebut lebih berat daripada siswa yang lainnya, dimana ia
harus berjalan kaki sejauh sekitar 5km dari rumahnya menuju sekolahnya. Berbeda
180 derajat dengan kehidupan dikota. Selain itu, siswa tersebut harus berangkat
pagi-pagi buta menuju sekolahnya. Pengorbanan siswa tersebut dutunjkkan hanya
semata-mata untuk memperoleh pendidikan. Dari hal ini kitadapat mengambil
pelajaran bahwa, pengorbanan harus dilakukan dengan ikhlas dan bersungguh hati
dalam menjalankannya, maka semua itu akan menjadi lebih mudah.
Pandangan Hidupmerupakan suatu dasar
atau landasan untuk membimbing kehidupan jasmani dan rohani. Setiap manusia
mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup itu bersifat kodrati. Pengertian
pandangan hidup adalah suatu hal yang dijadikan sebagai pedoman hidup. dimana
seseorang menjalani hidupnya dengan aturan aturang yang dia buat untuk memjukan
kehidupannya. Pandangan hidup yang berasal dari agama, dan pengalaman hidup
yang pernah di alai seseorang tersebut orang yang memiliki pandangan hidup
pasti memiliki tujuan, dan tujuan ini biasa disebut cita cita.
Pandangan hidup adalah cara pandang
terhadap kehidupan menurut sudut pandang tertentu. Yang dimaksud dengan “cara
pandang”, adalah perspektif tertentu atau semacam “kacamata” tertentu yang
dipakai untuk memandang realitas. Pandangan hidup mutlak keberadaannya bagi
manusia, sebab tanpa pandangan hidup, manusia tak ubahnya seperti binatang tak
berakal dan akan menjalani kehidupannya tanpa arah dan sikap yang jelas.
Pandangan hidup pada dasarnya
mempunyai unsur-unsur yaitu ;
·Cita-cita
·Kebajikan
·Usaha
·Keyakinan / kepercayaan
Keempat unsur ini merupakan satu
rangkaian kesatuan yang tidak terpisahkan .
Bentuk konkret dari pandangan hidup adalah pemikiran-pemikiran tentang
kehidupan yang telah menjadi persepsi (mafahim) bagi penganutnya.
Pemikiran-pemikiran seperti ini adalah pemikiran yang telah mengalami 2 (dua)
proses: Pertama, adanya pemahaman terhadap fakta suatu
pemikiran (idrak waqi’ al fikrah). Kedua, adanya
pembenaran (tashdiq) terhadap pemikiran tersebut (at tashdiq bi al
fikrah) (An Nabhani, 1963).
Macam-macam sumber pandangan hidup
Pandangan hidup
berdasarkan asalnya yaitu terdiri dari 3 macam :
Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu
pandangan hidup yang mutlak kebenarannya
Pandangan hidup yang berupa ideology yang
disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada suatu Negara
Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan
hidup yang relatif kebenarannya
Apabila pandangan hidup itu diterima
oleh sekelompok orang sebagai pendukung suatu organisasi, maka panandangan
hidup itu disebut ideology.
Pandangan hidup muslim
Pandangan hidup muslim adalah
pandangan hidup Islam, yaitu cara pandang terhadap kehidupan menurut sudut
pandang Islam. Berdasarkan pandangan hidup Islam,
manusia tidakdiciptakan sia-sia tanpa tujuan. Ini
terwujud dalam persepsi-persepsi (mafahim) Islam yang berupa
pemikiran-pemikiran (afkar) dan hukum-hukum (ahkam) Islam,
yang terlahir dari Aqidah Islamiyah. Pandangan hidup ini menjadi standar untuk
menilai berbagai fakta kehidupan dan menjadi pedoman bagi segala perilakunya
dalam kehidupan. Pandangan hidup muslim antara lain terwujud secara konkret
dalam bentuk berbagai tugas (kewajiban) yang harus dilaksanakannya dalam kehidupan
sehari-hari.
Bagi seorang muslim, pandangan hidup
yang benar hanyalah pandangan hidup Islam semata, karena agama yang diridhai di
sisi Allah hanyalah Islam saja. Agama-agama selain Islam seperti Yahudi dan
Nashrani adalah agama kafir, sebagaimana ideologi-ideologi selain Islam seperti
Kapitalisme dan Sosialisme adalah ideologi kafir. Semua agama dan ideologi
selain Islam tidak akan diterima oleh Allah SWT. Seorang muslim wajib
berpandangan hidup Islam, yaitu memandang segala sesuatu dari sudut pandang
Islam. Kewajiban ini telah ditunjukkan oleh Rasulullah Saw ketika suatu saat
terjadi gerhana matahari yang bertepatan dengan meninggalnya Ibrahim, putera
Rasulullah. Saat itu orang-orang mengatakan bahwa gerhana matahari terjadi
karena meninggalnya Ibrahim.
Pengertian ideology
Ideologi adalah kumpulan ide atau
gagasan. Kata ideologi sendiri diciptakan oleh Destutt de Tracy pada
akhir abad ke-18 untuk mendefinisikan "sainstentang ide". Ideologi dapat dianggap sebagai visi yang komprehensif, sebagai cara memandang
segala sesuatu secara umum dan beberapa
arah filosofis atau sekelompok ide yang diajukan oleh kelas yang dominan pada
seluruh anggota masyarakat.
Ideologi adalah sistem pemikiran
abstrak (tidak hanya sekadar pembentukan ide) yang diterapkan pada masalah
publik sehingga membuat konsep ini menjadi inti politik. Secara implisit setiap
pemikiran politik mengikuti sebuah ideologi walaupun tidak diletakkan sebagai
sistem berpikir yang eksplisit.(definisi ideologi Marxisme).
Berikut ada
beberapa definisi lain tentang ideologi:
Gunawan Setiardjo :
Ideologi adalah kumpulan ide atau
gagasan atau aqidah 'aqliyyah (akidah yang sampai melalui proses berpikir) yang
melahirkan aturan-aturan dalam kehidupan.
Machiavelli:
Ideologi adalah sistem perlindungan
kekuasaan yang dimiliki oleh penguasa.
Thomas H:
Ideologi adalah suatu cara untuk
melindungi kekuasaan pemerintah agar dapat bertahan dan mengatur rakyatnya.
Francis Bacon:
Ideologi adalah sintesa pemikiran mendasar dari suatu
konsep hidup.
Karl Marx:
Ideologi merupakan alat untuk
mencapai kesetaraan dan kesejahteraan bersama dalam masyarakat.
Napoleon:
Ideologi keseluruhan pemikiran
politik dari rival–rivalnya.
Secara garis besar dapat disimpulkan
bahwa Ideologi(mabda’) adalah pemikiran yang mencakup konsepsi mendasar tentang
kehidupan dan memiliki metode untuk merasionalisasikan pemikiran tersebut
berupa fakta, metode menjaga pemikiran tersebut agar tidak menjadi absurd dari
pemikiran-pemikiran yang lain dan metode untuk menyebarkannya.
Macam-macam ideologi:
Ideologi
Liberalisme
Ideologi
Pancasila
Ideologi
Sosialisme
Ideologi
Komunisme
Ideologi
Kapitalisme
Pengertian
tentang cita-cita
cita cita adalah suatu harapan yang
manusia inginkan akan terjadi di masa mendatang sesuai dengan keinginan manusia
tersebut. mengapa cita cita merupakan bagian dari suatu pandangan hidup? karena
cita cita yang menggambarkan suatu pandangan hidup itu sendiri.
Menurut kamus umum bahasa Indonesia
cita-cita adalah keinginan, harapan, tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Baik
keinginan, harapan, maupun tujuan merupakan apa yang mau diperoleh seseorang
pada masa mendatang. Dengan demikian cita-cita merupakan pandangan masa depan,
merupakan pandangan hidup yang akan dating.
Tiga faktor untuk menggapai
cita-cita:
- Faktor manusia
- Faktor kondisi
- Faktor tingginya cita-cita
Pengertian kebajikan
Pengertian Kebajikan sendiri,
merupakan suatu tindakan, perilaku, kebiasaan untuk berbuat bajik / baik atau
dalam kondisi ideal merupakan perilaku yg telah dapat mengikuti tuntunan watak
sejati secara alami.
Kebajikan atau kebaikan atau
perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan
moral, perbuatan yagn sesuai dengan norma-norma agama dan etika. Manusia
berbuat baik, karena menurut kodratnya manusia itu baik, mahluk bermoral.
Faktor-faktor yang menentukan tingkah laku setiap
orang ada tiga hal:
Pertama faktor pembawaan (heriditas)
yang telah ditentukan pada waktu seseorang masih dalam kandungan.
Faktor kedua yang menentukan tingkah
laku seseorang adalah lingkungan (environ¬ment).
Faktor ketiga yang menentukan tingkah laku seseorang adalah pengalaman yang
khas yang pemah diperoleh.
Makna kebajikan
Kebajikan
merupakan suatu tindakan, perilaku, kebiasaan untuk berbuat bajik / baik atau
dalam kondisi ideal merupakan perilaku yg telah dapat mengikuti tuntunan watak
sejati secara alami. Manusia berbuat baik, karena menurut kodratnya manusia itu
baik, mahluk bermoral. Setiap manusia pasti
pernah melakukan kebajikan, tanpa terkecuali setiap makhluk hidup tersebut.
Faktor-faktor yang menentukan tingkah
laku seseorang
Ada
beberapa faktor-faktor yang menentukan tingkah laku seseorang, diantaranya:
Pertama adalah Faktor Psikologi
Kedua adalah Faktor Situasional
Ketiga adalah Faktor Lingkungan
(environ¬ment)
Keempat adalah Faktor pembawaan
(heriditas)
Pengertian usaha/perjuangan
Setiap manusia pasti tidak pernah
luput dari kata perjungan. Setiap perjungan antara manusia satu dengan manusia
yang lainnya pasti berbeda-beda, serta mengalami tingkatan perjungan yang
berbeda-beda. Perjuangan adalah berarti berusaha untuk menggapai sesuatu,
sesuatu itu berarti apa yang kiat dambakan, sesuatu yang kita dambakan berarti
merukan hal yang postif, hal yang positif berarti merupakn hal yang baik.
Sebagian hidup manusia adalah
usaha/perjuangan. Perjuangan untuk hidup, dan ini sudah kodrat manusia. Setaip
manusia yang ingin mencapai tujuan tertentu atau tujuan yang didambakannya,
pasti memerlukan perjuangan dan pengorbanan yang berat. Tanpa berusaha dan
berjuang, manusia tersebut tidak mungkin akan mencapai tujuan yang dicapainya.
Tiga aliran filsafat
Menurut Prof. Dr.Harun Nasution, ada
tiga aliran filsafat, yaitu aliran naturalisme, aliran intelektualisme, dan
aliran gabungan.
Aliran Naturalisme : Hidup manusia
itu dihubungkan dengan kekuatan gaib yang merupakan kekuatan tertinggi.
Kekuatan gaib itu dari natur, dan itu dari Tuhan.
Aliran intelektualisme : Dasar
aliran ini adalah logika / akal. Manusia mengutamakan akal. Dengan akal manusia
berpikir.Ø
Aliran Gabungan : Dasar aliran ini
ialah kekuatan gaib dan juga akal. kekuatan gaib Minya kekuatan yang berasal
dari Tuhan, percaya adanya Tuhan sebagai dasar keyakinan.
Pengertian keyakinan/kepercayaan
Keyakinan adalah suatu sikap yang
ditunjukkan oleh manusia saat ia merasa cukup tahu dan menyimpulkan bahwa
dirinya telah mencapai kebenaran. Karena keyakinan merupakan suatu sikap, maka
keyakinan seseorang tidak selalu benar atau, keyakinan semata bukanlah jaminan
kebenaran. Kepercayaan adalah
suatu keadaan psikologis pada saat seseorang menganggap suatu premis benar.
Kepercayaan dalam bahasa inggrisnya
dinamakan "trust or believe" ini merupakan suatu bentuk
nyata dalam kehidupan dimana menjadi berharga dari intan berlian sekalipun.
Kepercayaan adalah sesuatu yang diyakini kebenarannya.
Langkah-langkah berpandangan hidup yang
baik.
Setiap manusia mempunyai dan
memiliki pandangan hidup yang berbeda-beda antara manusia satu dan manusia
lainnya. Untuk berpandangan hidup yang baik serta benar, kita harus mengetahui
dan mengikuti langkah-langkah agar dapat berpandangan hidup yang baik dan
benar.
Adapun langkah-langkah itu sebagai
berikut:
Mengenal
Mengerti
Menghayati
Meyakini
Mengabdi
Opini
Menurut pendapat saya, setiap
manusia yang bernyawa pasti memiliki pandangan hidup. Setiap manusia itu, pasti
memiliki pandangan hidup yang berbeda antara manusia satu dengan manusia yang
lainnya. Meski memiliki pandangan hidup yang berbeda-beda, setiap seseorang
harus dan disarankan untuk berpandangan hidup secara baik, benar dan sesuai
dengan syariat agama (Islam). Bagi seorang muslim, dianjurkan merpandangan
hidup sesuai dengan syariat Islam dan bersudut pandang Islam. Manusia yang
memiliki pandangan hidup, berarti seseorang itu memiliki tujuan dalam hidup,
dan masing-masing tujuan hidup itu berbeda-beda pula. Seseorang yang memiliki
pandangan hidup dan tujuan hidup, maka seseorang itu akan berusaha serta
berjuang untuk mencapai tujuan hidup tersebut.
Seseorang yang memiliki pandangan
hidup yang benar dan sesuai dengan syariat agama, maka seseorang tersebut akan
mendapatkan kebahagiaan didunia dan diakhirat. Setiap seseorang yang memiliki
pandangan hidup, dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya Faktor Psikologi, Faktor Situasional, Faktor
Lingkungan (environ¬ment), serta Faktor pembawaan (heriditas). Agar menjadi
seseorang yang berpandangan hidup yang baik dan benar, seseorang tersebut harus
mengetahui dan mengikuti langkah-langkah seperti, Mengenal, Mengerti,
Menghayati, Meyakini, Mengabdi agar menjadi manusia yang berpandangan hidup
yang baik dan benar sesuai syariat agama Islam.